Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Cari Blog Ini

Memuat...
RSS

Kajian Hakekat Manusia


Kajian Tentang Hakekat Manusia
A. Pandangan Ilmu Pengetahuan Tentang Manusia
Manusia selalu menjadi objek penelitian dalam berbagai disiplin ilmu, seperti antropologi, sosiologi, psikologi dan lain-lain. Mengapa kehidupan manusia itu diperhatikan, yaitu :
a. Manusia merupakan makhluk yang memiliki kemampuan dan mempunyai hak istimewa sampai batas-batas tertentu dan memiliki tugas menyelidiki segala sesuatu secara mendalam.
b. Manusia selalu memikirkan dan bertanya tentang segala hal dan ingin mengetahuinya.
c. Setiap manusia mempunyai tanggung jawab untuk mengerti terhadap dirinya maupun terhadap orang lain dalam kehidupan.
Hakekat manusia sebagai subjek didik adalah :
1. Manusia bertanggung jawab atas pendidikannya sesuai wawasan pendidikan seumur hidup.
2. Manusia punya potensi baik fisik maupun psikis yang berbeda-beda.
3. Manusia adalah insan yang aktif.

B. Masalah jasmani rohani
Dalam tubuh manusia ada dua unsur yaitu jasmani dan rohani. Hal ini menunjukkan adannya satu totalitas hidup yang mmengandung aspek-aspek :
a) Aspek vegetatif yaitu adanya kehidupan
b) Aspek animalia yaitu adanya insting dan nafsu
c) Aspek humania yaitu adanya kesadaran tentang diri sendiri seperti pikiran, perasaan, kemauan dan hati nurani.


Di dalam unsur jasmani dan rohani terdapat dua aliran yaitu :
• paham materialisme
→ paham yang berpangkal pada realita, artina alam semesta dipandang sebagai suatu realita yang bersifat materi serba zat, serba benda.
• Paham idealisme
→ mempunyai pandangan-pandangan tentang aspek kejiwaan manusia yang tidak tampak. Bagian ini berperan dalam melakukan dan menggerakkan berbagai aktifitas manusia.

C. Pandangan antropologi metafisik
Kita harus mempelajari lima bidang pokok untuk memahami filsafat secara baik, yaitu :
 Metafisika
Ø
Merupakan cabang filsafat yang memuat suatu bagian dari persoalan filsafat yang :
 Membicarakan tentang prinsip-prinsip yang paling universal.
ü
 Membicarakan sesuatu yang bersifat keluarbiasaan.
ü
 Membiccarakan karakteristik hal-hal yang sangat mendasar yang berada di luar pengalaman manusia.
ü
 Berupaya menampilkan suatu pandangan yang komprehensif tentang segala sesuatu.
ü
 Membicarakan tentang hubungan akal dengan benda, hakekat perubahan,
ü pengertian tentang kemerdekaan, wujud Tuhan, kehidupan setelah mati dan sebagainya.
 Epistemologi
Ø
Yaitu teori yang secara umum membicarakan tentang sumber-sumber, karakteristik dan kebenaran pengetahuan.
Persoalan epistemologi berpusat pada :
• Problem asal pengetahuan
• Problem penampilan
• Problem mencoba kebenaran
 Logika
Ø
Logika adalah bidang pengetahuan yang mempelajari segenap asas, aturan, dan tata cara penalaran yang benar.
 Etika
Ø
Etika adalah cabang ilmu yang membahas tentang tindakan manusia, dengan penekanan yang baik dan buruk.
 Sejarah filsafat
Ø
Adalah laporan suatu peristiwa yang berkaitan dengan pemikiran filsafat. Pemikiran itu dimulai dari zaman pra yunani hingga zaman modern.



Manusia sebagai makhluk pendidikan

A. Manusia sebagai makhluk yang perlu bantuan
Dalam kehidupannya bila dibandingkan dengan makhluk lain, manusia banyak kemiripan dengan hewan, dia makan, bergerak, bernafas, bersuara dan berkembang biak serta mempertahankan diri. Tetapi manusia memiliki keahlian khusus dan pola kehidupan serta martabatnya diatas hewan.
Manusia adalah makhluk yang paling aktif dan kreatif dalam kehidupan di lingkungannya. Manusia dilahirkan tidak dengan suatu spesialisasi tertentu. Oleh karena itu manusia perlu bantuan dari pihak lain, karena tanpa bantuan dari orang lain mustahil manusia dapat melangsungkan hidupnya.

B. Dunia manusia sebagai dunia terbuka.
Dunia berperan penting bagi manusia dalam menentukan kepribadian, eksistensi, arah hidup, dan tujuan hidupnya karena baginya tidak disodorkan alam siap pakai.
Mengenai perbuatan manusia dengan lingkungannya terdapat dua pandangan yang saling berlawanan yaitu :
 Pandangan leibniz
Ø
Yang memandang pribadi aktif dari dalam. Tanpaa mendapat pengaruh dari luar, sehingga manusia merupakan penyebab, bukann akibat dari lingkungannya..
 Pandangan epifenomenalis
Ø
Yang menganggap pribadi hanyalah efek atau akibat dari sistem perserapan yang tidak berdaya sama sekali.

C. Manusia sebagai makhluk yang dapat dan perlu didik.
• Manusia yang dapat di didik
Manusia yang dapat di didik harus dapat saling mengisi dan mengimbangi serta bekerja sama dengan pendidiknya.
• Manusia yang perlu di didik
Pengajaran dan pelatihan saja belum cukup membuat bertindak susila, untuk itu perlu pendidikan karena :
• Manusia tidak dilahirkan secara dewasa dan ia tidak dapat bertindak secara mandiri dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasya.
• Kemampuan untuk hidup tidak cukup mempercayakan pada instingnya saja yaitu pertumbuhan dari dalam dirinya.
• Tidak mengikuti dorongan nafsu yang tidak selaras dengan martabat manusiawi.

D. Batas-batas pendidikan
a. Ada hal alami yang dibawa anak sejak lahir
b. Ada ajar yaitu pengaruh dari orang sekitar
c. Ada dasar dan ajar.


Tujuan hidup dan tujuan pendidikan
A. Tujuan hidup
 Untuk menjadi manusia yang dapat mengabdi pada sang pencipta.
§
 Mencari kebenaran yang baik sesuai dengan filsafat dan ajaran agama yang telah di wahyukan oleh Allah SWT.
§
 Menjadi manusia seutuhnya dan sebagai penata sosial yang kuat serta
§ berwibawa sehingga mampu menjalankan visi dalam kehidupan sebagai manusia utuh.
 Dapat mengolah alam semesta yang telah disediakan oleh Tuhan dengan menggunakan akal dan fikiran.
§
 Menjadi manusia yang sehat jasmani dan rohani, sehingga terjadi keseimbangan kehidupan di dunia dan ehidupan di akhirat.
§


B. Tujuan pendidikan
Tujuan dari pendidikan adalah untuk membentuk watak dan kepribadian, mampu menumbuhkan kesadaran yang didasarkan pada ideologi bangsa dan negara.




Komponen-komponen kehidupan yang baik
A. Prinsip dasar hidup yang benar
1. Menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat orang lain
2. Membiasakan diri mencintai sesama manusia
3. Sabar dan selalu bijaksana dalam menghadapi masalah dan penuh perhitungan dalam mengambil keputusan
4. Mempunyai hubungan baik sesama manusia
5. Peka terhadap rangsangan dan mampu menahan emosi dan perasaan
6. Dapat mengendalikan diri yang menunjukan kematangan dan kedewasaan dalam bertindak
7. Memiliki kesadaran cinta tanah air dan bangsa
8. Patuh dan taat kepada Allah agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
9. Melatih dan membiasakan diri dalam hidup dan pergaulan yang bersifat demokratis

B. Pentingnya kehidupan yang benar bagi kehidupan manusia dan pendidikan
Dalam kehidupan manusia diperlukan pendidikan agar tercapai kehidupan yang benar dengan hal yang harus dilakukan :
1. Memelihara kesucian diri baik jasmani maupun rohani
2. Menanamkan disiplin baik terhadap diri sendiri maupun terhadap keluarga
3. Memelihara kerapian diri sendiri sebagai menyerasikan adanya disiplin pribadi dan keharmonisasi pribadi
4. Bersikap tenang dan tidak terburu-buru
5. Menjaga keutuhan dan kebulatan serta kesinambungan dalam mewujudkan pembinaan konseptual nilai-nilai dan moral dalam kehidupan sehari-hari.


Filsafat dan tujuan pendidikan

A. Ontologi filsafat pendidikan
Ontologi adalah disiplin ilmu. Ontologi filsafat pendidikan suatu kenyataan dimana kehidupan manusia itu bersifat dinamis, temporal, spiritual serta pluralistik. Pendidikan suatu norma yang objektif dalam masyarakat, negara dan bangsa, cita-cita dan tujuan pendidikan didasarkan kepada realisasi norma objektif negara tersebut.

B. Epistemologi filsafat pendidikan
 Epistemologi filsafat adalah pengetahuan dan kebenaran bersifat aktif,
ü intelegensi dan operasionalisme media dan media eksperimen yang merupakan ciri-ciri utama suatu pendidikan nasional.
 Menyelidiki sumber, syarat, proses terjadinya ilmu pengetahuan, batas, validitas dan hakekat ilmu pengetahuan.
ü



C. Exiologi filsafat pendidikan
Exiologi menurut Rames dijelaskan bahwa bidang ini menyelidiki pengertian, jenis, tingkat, sumber dan hakekat pendidikan secara kesemestaan.
Dasar-dasar exiologi filsafat pendidikan
1. Filsafat pendidikan mempunyai landasan Pancasila dan UUD 45
2. Filsafat pendidikan dapat membedakan secara hakiki sumber-sumber niali kebenaran dalam suatu perwujudan
3. Filsafat pendidikan merupakan sosial budaya dan kebudayaan umat manusia secara keseluruhan diperadaban manusia menurut tempat dan zamannya.


Aliran filsafat pendidikan progresivisme
A. Pandangan ontologi progresivisme
1. Azas keduniawian adalah disiplin ilmunya universal yang berarti amat luas dan tak terbatas. Dengan kata lain kenyataan yang berlangsung dalam kehidupan manusia.
2. Pengalaman suatu realita yang telah meresep dan membina pribadi
3. Pemikiran sebagai fungsi manusia yang unik atau pemikiran apa-apa yang dilakukan manusia tersebut.
Pengalaman itu dapat dibagi menjadi empat bagian, yaitu :
a. Pengalaman itu dinamis adalah kehidupan terjadi dengan perubahan yang terus menerus.
b. Pengalaman itu temporal adalah terjadi perubahan dan perbedaan pengalaman dari waktu ke waktu.
c. Pengalaman itu spatial adalah terjadi disuatu tempat dalam lingkungan manusia.
d. Pengalaman itu pluralistis adalah pengalaman itu terjadi seluas adanya interaksi sedalam mana individu itu terlibat.

B. Pandangan epistemologi progresivisme
1. Pengetahuan dan kebenaran
Maksudnya pengetahuan dan kebenaran adalah kemampuan suatu ide untuk memecahkan suatu problem karena itu kebenaran merupakan konsekuensi satu ide, realita pengetahuan dan berdaya guna dalam kehidupan.
2. Pengetahuan itu bersifat positif
 Pengetahuan produk aktivitas baik terhadap tuntutan lingkungan
ü maupun terhadap pengalaman yang dihadapi untuk memenuhi tuntutan masa depan.
 Pengetahuan itu mengalami proses penyempurnaan dari waktu ke waktu.
ü
3. Kebenaran bersifat aktif
Karena kebenaran ini adalah hasil dari suatu pengetahuan, hasil pemilihan dalam proses pemecahan masalah, untuk pemecahan masalah itu tidak mungkin tanpa pengetahuan.
4. Intelegensi dan operasionalisme
 Intelegensi adalah kemampuan untuk menghasilkan kembali untuk suatu alternatif maupun konsekuensi yang ditimbulkan.
ü
 Operasionalisme adalah memberikan pengarahan dengan cara-cara pendekatan tertentu dalam menafsirkan masalah kemanusiaan.
ü
5. Immediate experience dan mediate experience
 Immediate experience adalah pengalaman dan kesadaran manusia.
ü
 Mediate experience adalah subjek berada antara keadaan kehilangan
ü keseimbangan dengan adanya keseimbangan subjek berada antara terganggu dengan tenang.

C. Pandangan exiologi progresivisme
1. Approach empiris adalah masalah dari pengalaman yang real dalam kehidupan manusia
2. Approach artistik adalah suatu nilai yang memperkaya eksperimen manusia. Nilai artistik memberi isi dan kedalaman bagi pengalaman seseorang. Yang termasuk nilai artistik adalah nilai estetika, ilmu pengetahuan dan seni.
3. Demokrasi As Value adalah nilai individual sekaligus dengan demokrasi semua individu yang memiliki hak asasi.



Aliran filsafat pendidikan esensialisme
Aliran pada esensialisme adalah pendidikan harus didasarkan nilai-nilai kebudayaan yang telah ada semenjak awal peradaban umat manusia.
A. Pandangan ontologi esensialisme
1. Sintesa idealisme dan realisme tentang hakekat realita berarti esensialisme mengaku adanya realita objektif disamping konsep-konsep.
2. Aliran esensialisme dipengaruhi penemuan-penemuan ilmu pengetauan modern.
3. Penafsir spiritual atas sejarah.
4. Paham makrokosmos dan mikrokosmos
Paham makrokosmos adalah keseluruhan semestanya dalam suatu design dan kesatuan menurut teori kosmologi. Paham mikrokosmos adalah sebahagian tunggal, suatu fakta yang terpisah keseluruhan baik tingkat umum, pribadi manusia maupun lembaga.

B. Pandangan epistemologi esensialisme
1. Konstaversi jasmani dan rohani
perbedaan realisme dengan idealisme, idealisme adalah manusia yang mengetahui sesuatu hanya melalui ide rohaniah sedangkan realisme adalah manusia mengetahui sesuatu realita melalui jasmani dan rohani.
2. Approach idealisme pada pengetahuan
 Personalisme adalah m
üanusia bahagian dari rasio Tuhan yang maha sempurna.
 Approach personalisme adalah manusia tak mungkin mengetahui sesuatu hanya dengan kesadaran jiwa tanpa adanya pengamalan.
ü

C. Pandangan oxiologi esensialisme
1. Teori nilai menurut idealisme
Menyatakan bahwa hukum-hukum efisiensi adalah hukum kosmos, nilai-nilai yang terkandung didalamnya adalah :
a. Teori nilai idealisme modern
b. Teori sosial idealisme
c. Teori estetika idealisme
2. Teori nilai menurut realisme
Menyatakan bahwa sumber-sumber pengalaman manusia terletak pada keteratuaran lingkungan hidupnya, kecendrungan ini melahirkan :
a. Etika determinisme
b. Teori sosial realisme
c. Teori estetika realisme.





Dasar filsafat pendidikan pancasila
A. Dasar pikiran dan rasional
Secara yuridis konstitusional negara Indonesia berdasarkan pancasila yang termaksud dan pembukaan UUD 45 alinea ke-4. Ketentuan yuridis konstitusional mengandung makna konsekuensi baik formal maupun fungsional menyatakan:
1. Pancasila adalah dasar negara atau falsafat negara
2. Pancasila adalah norma-norma dasar dan norma-norma tertinggi dalam negara RI
3. Pancasila adalah ideologi negara
4. Pancasila adalah identitas dan karakteristik bangsa atau kepribadian nasional
5. Pancasila adalah jiwa dan kepribadian bangsa.

B. Hubungan filsafat pendidikan pancasila dengan pendidikan dan masyarakat
Manusia sebagai individual yang menentukan sikap dan wawasannya, kebijaksanaan dan strategi serta tujuan dan sasaran yang hendak ditempuhnya. Pertimbangan dan penentuan ini diambil bardasarkan keyakinan, motivasi dan tujuan dalam hidupnya, maka manusia sebagai subjek individual.
pendidikan adalah suatu usaha atau aktivitas yang dilakukan individu menurut tujuan dan kehendaknya secara mandiri. Masyarakat memiliki keyakinan dan kepercayaan yang tercermin dalam tujuan dan hasrat luhur atau kehendak berdasarkan cita dan karsa memilih dan menerapkan aktivitas kehidupan.
Hubungan masyarakat dengan pendidikan itu sebagai hubungan fungsional berarti:
• Bahwa masyarakat atau negara secara sadar mandiri, cita karsa, atau tujuan dan keinginan luhur yang akan dicapai melalui kebijakan, lembaga, dan strategi tertentu.
• Pendidikan suatu lembaga perwujudannya secara rasional adalah sistem pendidikan nasional yang bersumber dan ditentukan oleh cita karsa manusia menurut keyakinan dan pandangan hidup dan filsafat negara sebagai sumber nilai cita dan kepribadian nasionalnya.

C. Urgensi filsafat pendidikan pancasila dalam sistem pendidikan indonesia
Filsafat pendidikan adalah nilai dan keyakinan filosofis yang menjiwai dan mendasari serta memberikan identitas suatu sistem pendidikan nilai-nilai itu bersumber pada pancasila yang di laksanakan pada berbagai sistem kehidupan nasional secara keseluruhan.
Fungsi pendidikan adalah membangun potensi negara khususnya melestarikan kebudayaan dan kepribadian bangsa yang menentukan eksistensi dan martabat bangsa.
Pendidikan nasional harus dijiwai oleh filsafat pendidikan pancasila. Pendidikan pancasila merupakan tuntunan nasional, karena cita dan karsa bangsa atau tujuan nasional dan hasrat luhur rakyat tersimpul dalam pembukaan UUD 1945 sebagai perwujudan jiwa pancasila, cita dan karsa yang diusahakan secara lembaga didalam pendidikan nasional.


Sistematika filsafat pendidikan pencasila dan moral
A. Sistematika filsafat pancasila
Sistem filsafat dikategorikan sebagai berikut :
1. Bidang ontologi
• Azas dan sumber ada kemestaan dari Tuhan
• Ada alam semesta sebagai ada tidak terbatas
• Adanya subjek pribadi manusia
• Eksistensi tata budaya sebagai perwujudan martabat
• Eksistensi subjek manusia mandiri selalu dengan motivasi luhur

2. Bidang epistemologi
• Pribadi manusia adalah subjek yang secara potensial dan aktif berkesadaran tahu atas eksistensinya.
• Proses terbentuknya manusia adalah hasil kerjasama atau produk hubungan fungsional.
• Sumber pengetahuan adalah alam semesta
• Proses pembentukan pengetahuan melalui lembaga pendidikan
• Pengetahuan manusia baik jenis maupun tingkatannya dapat di bedakan.

3. Bidang oxiologi
• Tuhan adalah sumber nilai semesta yang menciptakan nilai dalam makna dan wujud.
• Subjek manusia dapat membedakan secara hakiki maka sumber nilai berada dalam perwujudan.
• Nilai dan kesadaran manusia yang realistis meliputi alam semesta.
• Manusia dan potensi martabatnya menduduki fungsi ganda dalam hubungannya dengan nilai.
• Martabat kepribadian manusia secara potensial integritas dari hakekat manusia..

B. Pancasila sebagai sumber dan dasar moral
1. Pancasila merupakan dasar negara atau falsafat negara
2. Pancasila merupakan norma dasar dan norma tertinggi didalam negara
3. Pancasila merupakan ideologi negara, ideologi nasional
4. Pancasila merupakan identitas dan karakteristik bangsa yang perwujudannya secara melembaga sebagai sistem negara pancasila.
5. Pancasila adalah jiwa dan kepribadian bangsa, pandangan hidup yang menjiwai.


C. Tujuan pendidikan pancasila
1. Merumuskan formal konstitusional baik dalam UUD maupun GBHN dan UU kependidikan lainnya.
2. Menjabarkan konsepsional
3. Untuk membentuk kepribadian peserta didik agar mereka tahu apa potensinya ke depan.
4. Menanamkan dan melestarikan nilai-nilai luhur pancasila baik sebagai pribadi maupun masyarakat .

D. Sistem pendidikan nasional pancasila
1. Sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan
2. Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan.
3. UU No.20 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional ini perlu diganti
4. Berdasarkan dari pemikiran 3 poin itu telah diganti dengan UU No.20 tahun 2003.
5. Merupakan usaha dan lembaga yang menjamin pengalaman, pengembangan, dan pelestarian pancasila secara mantap.
Etika profesional
A. Ciri-ciri profesional
1. Adanya pengetahuan khusus
2. Adanya kaidah dan standar moral yang tinggi
3. Mengabdi pada kepentingan masyarakat
4. Ada izin khusus untuk bisa menjalankan profesi
5. Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu organisasi profesi.

B. Prinsip-prinsip etika profesi
1. Tanggung jawab
2. Keadilan adalah adil dalam berbuat bidang apa saja
3. Otonomi, prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan diberi kebebasan dalam menjalani profesinya
4. Menuju profesi luhur.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar